Dampak MDG99 pada Kesehatan Global
MDG99, juga dikenal sebagai Millennium Development Sasaran 9, didirikan oleh PBB pada tahun 2000 sebagai bagian dari serangkaian delapan tujuan yang bertujuan mengatasi tantangan global utama seperti kemiskinan, kelaparan, pendidikan, kesetaraan gender, dan keberlanjutan lingkungan. MDG9 secara khusus berfokus pada peningkatan kesehatan global dengan mengurangi beban penyakit, meningkatkan akses ke layanan perawatan kesehatan, dan memperkuat sistem perawatan kesehatan di negara -negara berkembang.
Dampak MDG9 pada kesehatan global telah signifikan, dengan kemajuan dibuat di beberapa bidang utama. Salah satu pencapaian utama MDG9 adalah pengurangan substansial dalam angka kematian anak. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, tingkat kematian di bawah lima global turun 49% antara tahun 2000 dan 2015, sebagian karena peningkatan akses ke layanan perawatan kesehatan dan intervensi seperti vaksinasi, air bersih, dan sanitasi.
MDG9 juga memainkan peran penting dalam perang melawan HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular besar lainnya. Berkat peningkatan dana dan dukungan untuk program pencegahan, perawatan, dan perawatan, komunitas global melihat penurunan jumlah infeksi HIV baru dan kematian akibat malaria. Selain itu, kemajuan dibuat dalam memperluas akses ke terapi antiretroviral yang menyelamatkan jiwa bagi mereka yang hidup dengan HIV/AIDS.
Aspek penting lainnya dari MDG9 adalah fokus pada peningkatan kesehatan ibu. Upaya untuk meningkatkan akses ke penyedia layanan kesehatan yang terampil selama persalinan, serta akses ke layanan keluarga berencana, menghasilkan pengurangan tingkat kematian ibu secara global. Menurut PBB, rasio kematian ibu global turun 44% antara tahun 1990 dan 2015, meskipun lebih banyak pekerjaan masih diperlukan untuk mencapai target mengurangi kematian ibu sebesar tiga perempat pada 2015.
Terlepas dari pencapaian ini, masih ada tantangan yang harus ditangani dalam kesehatan global. Ketidaksetaraan dalam akses ke layanan perawatan kesehatan bertahan, dengan populasi yang terpinggirkan sering menghadapi hambatan untuk perawatan. Selain itu, munculnya penyakit menular baru, seperti Ebola dan Zika, menyoroti perlunya investasi berkelanjutan dalam sistem perawatan kesehatan dan kesiapsiagaan untuk wabah.
Ketika transisi dunia dari MDG ke Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), kesehatan global tetap menjadi prioritas utama. SDG3 secara khusus berfokus pada memastikan kehidupan yang sehat dan mempromosikan kesejahteraan untuk semua usia, dengan target untuk mengurangi kematian ibu dan anak, memerangi penyakit menular, dan mencapai cakupan kesehatan universal. Dengan membangun kemajuan yang dibuat di bawah MDG9 dan mengatasi tantangan yang tersisa, komunitas global dapat berupaya mencapai tujuan kesehatan untuk semua pada tahun 2030.